Kamis, 23 Februari 2012

Pink Diamiond!

Berlian Pink yang Langka Ditemukan di Negeri Kanguru

Berlian pink ini terkenal langka di dunia. Keberadaannya menjadi lebih tak ternilai dari berlian biasa. Mungkin Anda pernah dengar Williamson Pink Diamond, berlian pink langka yang ditemukan di Tanzania, Afrika. Berlian indah yang satu ini dimiliki oleh seorang geologist asal Kanada, John Williamson. Ia menghadiahkan berlian miliknya tersebut kepada Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip pada pernikahan mereka di Bulan November 1947. Williamson Pink Diamond sungguh indah dan tak ternilai harganya. Baru-baru ini, berlian dengan warna merah muda yang mirip dengan Williamson Pink Diamond ditemukan di East Kimberly, kawasan barat Australia. Lokasi penemuan berlian ini tepatnya di Tambang Argyle milik Rio Tinto. Dengan ukuran 12,7 karat, berlian temuan ini menjadi permata terbesar yang pernah ditemukan di Australia. Sesuai dengan tempat ditemukannya, berlian pink yang langka ini diberi nama Argyle Pink Jubilee. Argyle Pink Jubilee sekarang sedang diasah di Perth. Prosesnya sudah dimulai sejak Selasa (21/02) dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 10 hari. Baru setelah itu berlian indah ini akan dinilai oleh tim permata internasional. Untuk informasi, permata pink langka 24,78 karat yang dikenal dengan nama fancy intense pink dijual seharga US$46 juta kepada seorang pedagang asal Inggris dalam sebuah lelang yang digelar di Jenewa-Swiss tahun 2010 lalu. Jadi, kemungkinan berlian Argyle Pink Jubilee juga berkisar hingga jutaan dollar harganya. Rencananya pada tahun ini juga Argyle Pink Jubilee akan dijual setelah terlebih dahulu dipamerkan di seluruh dunia. New York dan Hong Kong termasuk dalam daftar tempat di mana berlian ini akan dipamerkan. Berlian ini sungguh sangat istimewa agaknya. “Diperlukan waktu 26 tahun untuk menemukan batu permata ini dan kemungkinan kita tidak pernah menemukan yang seperti ini lagi,” kata Josephine Johnson, manajer Argyle Pink Diamonds.

Kamis, 16 Februari 2012

Swimming Pool!

Desain Unik Kolam Renang Transparan di Australia

Out from the Blue (OFTB), sebuah perusahaan asal Australia yang mengkhususkan diri dalam bidang seni desain dan arsitektur telah menghasilkan beragam karya untuk industri maupun rumah tangga sejak berdiri pada 1995. Dengan memadu padankan bermacam-macam material dan metode, tim yang berbasis di kota Melbourne ini berhasil menyabet banyak penghargaan untuk rancangan kolam renang yang mereka hasilkan. Terhitung sejak 2005, sudah ada 17 penghargaan yang mereka raih. Salah satu karya mereka yang mendapat pujian dari khalayak ramai adalah kolam renang transparan di Elsterwick,Melbourne.

Minggu, 12 Februari 2012

Ice Cream!

Sudah Pernah Coba Es Krim Sejuta Dolar?

Harga normal seporsi es krim sebenarnya sangatlah terjangkau. Namun, sebuah prusahaan produksi es krim memiliki ide yang benar benar gila. perusahaan yang bernama Bruster’s Real Ice Cream tersebut menciptakan es krim termahal di dunia. Dan tak ada es krim lain yang bisa menandinginya. Bagaimana tidak, es krim yang di desain berbentuk cone ini di pasang dengan harga satu juta dolar amerika! Jika di kurs ke rupiah, harga tersebut sangatlah mengerikan. Perusahaan waralaba dengan 260 toko di 18 negara ini bekerja sama dengan perusahaan Berlian dalam menciptakan produk super mewahnya. Perusahaan berlian itu bernama  Lazare Kaplan International, Inc. Desain nya yang berbentuk cone yang di bungkus oleh waffel. Namun itu bukanlah Waffel sungguhan. Tapi terbuat dari 20 ons troy emas putih dan kuning sebesar 18 karat dan 548 buah berlian Lazare berbentuk lingkaran. Bukan hanya itu saja, bagian “es krim” nya pun ikut dihiasi 87 potongan berlian emerald Lazare dan sebuah potongan berlian Fancy Intense Yellow sebesar 5,63 karat. Sehingga total keseluruhannya hampir 152,16 karat! wow! Acara peluncuran es krim satu juta dolar ini di laksanakan di pertujukan JCK Las Vegas. Namun yang jelas, es krim ini bukan untuk di makan ya!

Kamis, 09 Februari 2012

Samuel Morse

Samuel Finley Breese Morse (lahir di Charlestown, Massachusetts, Amerika Serikat, 27 April 1791 – meninggal di New York City, New York, Amerika Serikat, 2 April 1872 pada umur 80 tahun) adalah seorang penemu asal Amerika Serikat. Morse juga pelukis, namun ia lebih terkenal atas penemuan telegraf listrik. Bersama dengan asistennya Alexander Bain ia menciptakan alfabet khusus untuk digunakan di telegraf, yang disebut kode Morse.

Ia mendapat ilham untuk membuat telegrafi elektrik ketika melihat seorang penumpang di kapal yang ia tumpangi memperagakan elektromagnet. Morse memproduksi telegraf listrik pertama yang berguna pada tahun 1835. Pada tahun 1843 ia memperoleh 30.000 dolar Amerika dari Kongres untuk jalur eksperimen dari Washington, D.C. ke Baltimore dan pada tanggal 24 Mei 1844 ia mengirimkan pesan pertama melalui telegrafi Amerika, dari Washington ke Baltimore, dengan kode Morse: "What hath God wrought", kata-kata dalam pesan itu adalah, "Apakah yang telah Tuhan tulis?"
Perangkat Keras Computer

Senin, 19 Desember 2011

Blogger yang sholehah membanggakan orang tua

"Aku sudah punya Blackberry,laptopku juga merk Acer rilis terbaru Acer 4379 i3.Ayahku memang baik hati,setiap hari aku diantar berangkat sekolah dengan mobil barunya.Wah..aku sangat beruntung punya ayah seperti Dia.Aku berjanji akan membanggakannya,semester depan nilai TIK harus 95,sebagai bukti menjadi blogger yang sholehah,Tolong ya Allah...kabulkanlah do'aku..Aminn

Ludwig Van Beethoven

Ludwig van Beethoven (dibaptis 17 Desember 1770 di Bonn, wafat 26 Maret 1827 di Wina) adalah seorang komponis musik klasik dari Jerman. Karyanya yang terkenal adalah simfoni kelima dan kesembilan, dan juga lagu piano Für Elise. Ia dipandang sebagai salah satu komponis yang terbesar dan merupakan tokoh penting dalam masa peralihan antara Zaman Klasik dan Zaman Romantik. Semasa muda, ia adalah pianis yang berbakat, populer di antara orang-orang penting dan kaya di Wina, Austria, tempatnya tinggal. Namun, pada tahun 1801, ia mulai menjadi tuli.
Ketuliannya semakin parah dan pada 1817 ia menjadi tuli sepenuhnya. Meskipun ia tak lagi bisa bermain dalam konser, ia terus mencipta musik, dan pada masa ini mencipta sebagian karya-karyanya yang terbesar. Ia menjalani sisa hidupnya di Wina dan tak pernah menikah.

Keluarga

Kakek Beethoven, Ludwig Louis van Beethoven (1712-1773) bertugas sebagai penyanyi di kapel istana Bonn. Ayahnya, Johann van Beethoven (1740-1792) bekerja sebagai penyanyi tenor untuk pangeran Bonn (dari tahun 1752). Ibunya bernama Maria Magdalena Keverich (1767-1787). Johann van Beethoven memaksa anaknya latihan piano berjam-jam karena menginginkan anaknya menjadi 'anak ajaib' seperti Mozart. Beethoven mengadakan konser pertamanya pada tanggal 26 Maret 1778 tapi kepandaiannya tak setara dengan Mozart pada usia yang sama.

Masa muda

Guru komposisi pertama Beethoven adalah Christian Gottlob Neefe (1748-1798). Neefe yang melihat bakat musik Beethoven mengajari Beethoven memainkan komposisi-komposisi milik Bach dan cara berimprovisasi, dia juga membantu Beethoven menerbitkan karya pertamanya (1783). Dalam sebuah majalah musik, Neefe menulis bahwa Beethoven bisa menjadi ‘Mozart’ yang kedua seandainya ia meneruskan kariernya.
Pangeran Bonn, Franz Xaver Stelker menunjuk Beethoven sebagai wakil Neefe dalam bermain organ dan harpsikord. Pada 1783, Beethoven menerbitkan tiga sonata yang didekasikan kepada Pangeran Franz, tapi karena ia belum mendapatkan gaji dari pekerjaannya, Beethoven meminta untuk menjadi wakil Neefe secara resmi. Permohonan ini dikabulkan pada tahun 1784. Pada 1785, Beethoven menggubah tiga trio piano untuk pangeran namun karya ini tak diterbitkan sampai Beethoven meninggal. Pada saat yang sama, Beethoven belajar musik pada Franz Ries.

Pada 1787, Beethoven pergi ke Wina atas perintah Pangeran. Di sana ia bertemu dengan Mozart dan memainkan piano di depannya. Mozart sangat kagum dengan Beethoven dan dia mengatakan bahwa Beethoven bisa menjadi musikus besar pada masa depan nanti. Kunjungan Beethoven hanya sementara karena uangnya habis, dia juga dipanggil pulang ke Bonn karena ibunya sakit parah akibat TBC, yang kemudian merenggut nyawanya pada 17 Juli 1787. Beethoven terbeban mengurusi kedua adiknya yang masih kecil. Karena ayahnya pemabuk dan menghambur-hamburkan uang untuk alkohol, Beethoven meminta agar gaji ayahnya diberikan kepadanya. Beethoven mendapat penghasilan tetap dengan memberi les piano kepada keluarga bangsawan.

Konser besar

Pada tanggal 29 November 1814, Beethoven mementaskan Fidelio yang sukses besar. Sebagian besar anggota kongres Wina ikut menonton opera ini. Di luar kesuksesan tersebut, pendengaran Beethoven semakin lama bertambah parah. Keadaan ini bertambah parah karena Beethoven menuntut hak orang tua asuh atas keponakannya, Karl. Beethoven menganggap ibu Karl tak sanggup mengasuh keponakannya. Beethoven memenangkan kasus ini namun ia pun bukan orang tua yang baik untuk Karl. Anak itu akhirnya menjadi tertekan dan mulai bergaul dengan geng anak-anak nakal. Puncaknya adalah pada tahun 1816, saat Karl mencoba bunuh diri. Hal ini membuat Beethoven cukup mengalami depresi. Setelah sembuh, Karl kembali ke ibunya dan masuk ke sekolah militer.

Pada tahun 1817, Beethoven keluar dari depresi dan kemurungannya. Hal ini terlihat dengan saat dia membuat Piano Sonata in A Major, Op. 101. Pada tahun 1817, Beethoven menggubah beberapa komposisi untuk seorang penulis Inggris, Richard Ford. Namun, karya-karya ini tak pernah diketahui sampai ditemukan di Inggris pada tahun 1999. Selain itu, Beethoven juga mulai merencanakan untuk menggubah piano sonata-nya yang paling revolusioner, Piano Sonata in Bb 'Hammerklavier', Op. 106.